Kamis, 08 April 2010

Jude (jude fowler)

Adalah anak lelaki, yang mempunyai sedikit harapan dan impian yang luar biasa. Dia tumbuh dari kerasnya kehidupan pedesaan pada tahun 1800-an. Dimana pergelutan antara nilai agama yang ingin dipertahankan dan kekuatan pengetahuan yang baru berkembang menjadi sebuah kebanggaan baru dari peradaban baru di Eropa.
Ini adalah tentang Jude dengan hidup yang mesti dia jalani. Tentang apa makna kehidupan dengan orang di sekitarnya. Tentang apa yang dia yakini dan telah ia tinggalkan. Tentang kokohnya prinsip yang tidak selamanya akan sekokoh semula ketika segalanya mesti dibenturkan percikan-percikan tak terduga. Ini adalah tentang impian yang tetap terus dikejar dan menjalani kehidupan dalam bingkai manusia dan alam. Ada faktor x yang tidak selamanya mampu menjamin kelancaran sebuah harapan mencapai titik yang tiada tara.
Cinta adalah sebuah dasar perasaan yang bersemayam dalam diri manusia. Begitu juga Jude, menyelami perasaannya dalam penghayatan dalam menjalankan kisah cerita yang lain dari standar normal yang berlaku di tengah masyarakatnya. Rintangan adalah sebuah keabsahan tidak dapat ditolak dan dihindari. Karena ketidaknormalan adalah sesuatu yang mesti diabaikan. Karena dia juga merupakan satu ketakutan yang mesti di buang, tidak saja pada kenyataan keseharian tapi juga dalam ingatan.
Arabella sosok masa lampau bagi seorang Jude, sisa ikatan yang mencoba dia lupakan demi ikatan yang dirindukannya dari seorang sepupunya. Ikatan yang mesti berakhir demi sebuah mimpi masing-masing. Ditengahnya meski mereka sama-sama mengakui bahwa impian mereka tidak sejernih aliran air pegunungan. Dan tidak juga sesegar udara pagi yang mengembang sebelum terbitnya mentari. Ikatan yang menyisakan seonggok daging yang akhirnya menjadi boomerang. Boomerang bagaikan ledakan bom nuklir yang dapat meluluhlantakkan segalanya, harapan, cinta, impian dan kehidupan yang menggapai kecerahan baru.
Sue adalah tambatan terakhir dalam pelabuhan cinta dan hidup Jude. Sue jugalah yang mengaburkan segala impiannya, meskipun dalam sesaat. Sue jugalah yang mengajarkan perubahan mendasar dalam kehidupan Jude. Dan Sue jugalah yang memberikan sebuncah harapan terang dalam ke-detik-an hari esok dalam ketegaran dan arti pengorbanan dan perjuangan anak manusia yang seutuhnya.
Dari Sue, bahwa aturan agama adalah sebuah ilusi yang mengaburkan komunitas mereka. Karena Sue adalah orang yang tangguh, pintar, dan mampu menyembunyikan perasaannya sebagai perempuan. Dia mengemas perasaannya dengan perasaan manusia yang bijaksana. Yang tidak akan goyah dalam sekeras apapun badai yang mesti ditempuh. Sekali lagi, Sue jugalah yang beberapa kali merapuhkan jiwa Jude dan mengangkatnya kembali pada tingkatan yang sangat tinggi.
Jude, akhirnya mesti lenyap dari segalanya. Karena terang api pada diri Sue luluh lantah oleh boomerang Jude dan Arabella (Juey yang berumur 8th, membunuh dua adik tirinya, hanya karena jude junior harus rela menanggung ulah kedua orangtuanya). Kesimpulan membeku pada diri Sue yang telah menjadi kerupuk, bahwa kutukan dari percintaan terlarang mereka mencapai puncaknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar