
Judul : All About Jews
Penulis : Wang Xian Jun
Penerbit : Pustaka Solomon, Yogyakarta
Hal : 163 Halaman
Buku ini, tadi malam aku beli (11/05/2010) di salah satu toko buku di Surabaya tepatnya di Uranus. Buku ini diletakkan pada bagian buku baru. Tanpa sengaja aku melirik buku ini, karena ada tulisan 'Jews'. Di sampul depan ditemukan tulisan 'The Secret history of The Most Intelligent Nation in the World'. Desain sampul sangat menggoda, dengan tulisan judul yang ditulis besar mendominasi sampul. Backround sampul hitam dengan bingkai coklat dipermanis dengan warna emas pada judul.
Selain tulisan dan kemasan sampul yang menarik dilengkapi dengan gambar yang meski tidak berwarna dan sub judul didepan sampul dan tulisan belakang sampul yang memprovokasi. Bangsa Yahudi/Israel bagiku tetap menjadi sebuah misteri. Selain bangsa yang diklaim sebagai bangsa tercerdas di dunia, di dalam Al-Qur'an (Panduan hidup dan mati yang aku yakini) bangsa Yahudi digambarkan sebagai bangsa yang dianugeahi berkah (kelebihan) yang luar biasa, dan kisah tragisnya.
Memang tak bisa dipungkiri, keunggulan bangsa ini dalam merubah bentuk dan gerak sejarah benar terasa. Anda mungkin kenal siapa itu Albert Einstein, Karl Marx, pencipta Google, Facebook, Bill Gates, Steve Jobs, Steven Spielberg, George Lucas dan lain sebagainya. Tanpa anda sadari dan suka atau tidak, karya kreasi yang ada di sekitar kita saat ini adalah buah pemikiran dan kreativitas dari anak cucu bangsa Yahudi.
Akhirnya, aku putuskan untuk membeli buku ini. Keputusan yang didasarkan pada kedahagaan informasi tentang bangsa Israel, dan penyeimbang dari apa yang telah aku pahami dari cerita sejarah dan AlQur'an tentang bangsa ini. Kekaguman terhadap karya jenius dari beberapa tokoh di berbagai bidang yang aku kenal. Meskipun ada paradox di sini, di diriku.
Ekspektasiku terlalu besar terhadap buku ini, meski tanpa kata pengantar baik dari pnerbit maupun dari penulis. Buku yang diterbitkan dan didistribusikan sebagai cetakan I April 2010. Setidaknya ada informasi baru terlebih informasi historis, pembagian etnis, atau studi genetika.
Awalnya (Bab 1), penulis memaparkan sejarah sejarah umum apa itu bangsa Yahudi, sejarah baik secara etnografi, sejarah Negara Israel dan sebagainya. Karena fokus pengetahuanku bukan pada bidang sejarah dan etnografi ada beberapa hal menarik dan baru bagiku. Tapi seterusya, ketika membaca halaman demi halaman. Aku merasa terganggu dengan cara penyampain penulis terhadap buku ini. Dalam pikiranku hanya ada 'kok kayak gini ya??', 'Nyesal aku beli ini buku!!!', hingga akhirnya aku menulis diblog ini.
Ketidaknyaman dalam membaca, dapat anda temukan seringkali penulis menggunakan kata Yahudi, 'Yahudi dan Yahudi' atau 'Yahudi dan Yahudi'. Karena seringnya penulis menggunakan kata Yahudi yang tanpa kejelasan, aku malah bingung sendiri apa yang ingin disampaikan si penulis. Seolah-olah penulis tidak memberikan ruang imajinasi kepada pembaca, bahkan berupaya mengambil alih pikiran pembaca dengan kata Yahudi. Entah apa yang dimaksud??? (gak jelasss).
Kekurangan lainnya atau hal yang mengganggu, penulis dalam menjelaskan penyebaran populasi bangsa Yahudi ke suatu tempat. Hanya menuliskan kata Yahudi Selatan, Yahudi Barat, Timur dan Utara tanpa menstimulus pembaca dengan sejarah tempat dan posisi sekarang. Bagi pembaca pemula dengan jenis buku sejarah seperti ini, akan menimbulkan kebingungan. Parahnya, akan menstigma bacaan sejarah adalah bacaan yang sulit.
Entahlah, apakah ini kesalahan cetak, atau kelalaian editor atau memang kedangkalan penulis. Anda bisa mengecek hal. 35, ketika penulis menggambarkan hubungan antara bangsa Yahudi yang berada di bawah kekuasaan Muslim biasa disebut dengan kafir Dzimmi. Teks yang tertulis sungguh tidak dapat dipahami. Lihat juga halaman 41, lanjutan pemaparan tentang data/daftar migrasi bangsa Yahudi (hal. 39). Pada poin 11, yang bermaksud Revolusi Islam di Iran (1979) yang menyebabkan terusirnya bangsa Yahudi dari Iran. saya akan menuliskan secara lengkap poin 11:
"11. Revolusi Yahudi di Iran memaksa banyak orang Yahudi Iranian untuk melarikan diri ke Iran. Banyak pengungsi ditemukan di Yahudi (terutama Los Angeles, California) dan Yahudi. Kmunitas-komunitas kecil dari Yahudi persia. Tinggal di Kanada dan Yahudi Barat."
Seandainya ini dibaca oleh pembaca pemula yang tidak mengenal sejarah Islam dan aturan hukum yang berlaku pada masa pemerintahan Islam di daerah yang terdapat orang Yahudinya. Yang ada hanya pemahaman distorsi dan menstigma Islam yang negatif.
Terus terang buku ini mengecewakan. Kesabaranku pada buku ini hanya dapat bertahan pada bab 1.
Entahlah, kekacaun penyajian pada isi sebenarnya kesalahan siapa? Editorkah, penerbit atau penulisnya sendiri. Tapi, jika anda membaca profil penulisnya. Pada kalimat awal anda akan menemukan kalimat yang akhirnya terkesan hiperbola , ‘Wang Xiang Jun adalah manusia multi skill …..’ mungkin anda akan kaget sebagaimana halnya aku . Penulis yang mempunyai 2 gelar master dan embel-embel manusia multi skill, lalai dalam penyajian isi yang seharusnya lebih ilmiah. Entahlah.. yang pasti saranku, daripada uang anda melayang percuma dengan beli buku ini. Lebih baik dibawa buat ngopi aja di bonekxx.....

